Kabar maju – Resign adalah tindakan pekerja yang secara sukarela, mengundurkan diri dari pekerjaannya. Tindakan ini biasanya dipicu oleh berbagai faktor, termasuk peluang karier baru, ketidakpuasan dengan lingkungan kerja, atau perubahan kondisi pribadi.
Seperti halnya kisah seorang wanita asal China yang baru-baru ini viral, karena dirinya memilih untuk meninggalkan pekerjaannya yang penuh tekanan. Wanita bernama lengkap Tang Ying ini bekerja di industri desain, di mana memiliki lebih dari 600 grup terkait pekerjaan di platform WeChat.
Meskipun gaji yang diperoleh cukup besar, tekanan dari pekerjaan terutama dalam mengelola beberapa pusat perbelanjaan, merugikan kesehatan dan kesejahteraannya. Tang merasa seperti seorang robot, karena terus-menerus menerima pemberitahuan dari grup WeChat terkait pekerjaan.
Tak lama setelah resign, wanita ini membutuhkan waktu tiga jam untuk meninggalkan ratusan grup chat kantornya. Sontak, kisah Tang menjadi viral di salah satu media sosial yang mana memuat banyak komentar dan reaksi kocak warganet.
Berikut ini kisah wanita resign karena tuntutan pekerjaan
<div class="article-photo-gallery–item article-photo-gallery–item_normal js-figure" id="gallery-image-4486204" data-image="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/AhYMP4YTuUio6HhmtOA1Xcm4z-A=/500×281/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4486204/original/066176400_1688087365-front-view-woman-holding-resignation-note_1_.jpg" data-title="Ilustrasi resign, pindah kerja" data-description="
Ilustrasi resign, pindah kerja. (Image by Freepik)
” data-component=”mobile:article-photo-gallery:item” data-component-name=”mobile:article-photo-gallery:item”>
Miliki 600 Grup Chat di Kantor
Kisah seorang wanita yang meninggalkan pekerjaan penuh tekanan untuk mencari hiburan dan relaksasi di desa leluhurnya, menjadi sorotan di dunia maya Tiongkok. Tang Ying menjadi pusat perhatian, setelah meninggalkan lebih dari 600 grup terkait pekerjaan di platform media sosial WeChat, di mana memakan waktu tiga setengah jam untuk diselesaikan.
Topik ini kemudian mencuri perhatian, setelah tayang di platform mikroblog Sina Weibo. Tang mengatakan kepada thecover.cn, sebuah outlet media di provinsi Sichuan bahwa banyak pengguna mengekspresikan simpati terhadap keputusannya.
Beberapa komentar yang mendapat perhatian meliputi: “Pengunduran diri seperti ini? Jelas-jelas membeli kembali kebebasannya,” dan “Siapa yang tidak memiliki puluhan grup WeChat untuk berbagai tugas?”


